Sebuah penelitian terbaru yang dikerjakan oleh beberapa ahli dari University of Montreal tunjukkan kalau menggigit kuku yaitu tingkah laku impulsif, khas untuk perfeksionis, yang kerap stres, kuatir atau jemu.

" Kami yakin kalau individu dengan tingkah laku yang berkali-kali mungkin saja perfeksionis, yang bermakna kalau mereka tidak dapat untuk bersantai dan lakukan tugas dengan kecepatan 'normal', " kata Dr Kieron O'Connor, profesor psikiatri di University of Montreal dan memimpin penulis study- " karenanya mereka rawan pada frustrasi, ketidaksabaran, dan ketidakpuasan saat mereka tak meraih maksud mereka. Mereka juga alami tingkat yang semakin besar dari kebosanan. "
2291Empat puluh delapan orang berperan serta dalam studi, 1/2 dari mereka yang rawan pada jenis tingkah laku, sesaat separuh yang lain mempunyai peran grup kontrol. Beberapa peserta menjawab pertanyaan mengenai kebosanan, kemarahan, rasa bersalah serta kekhawatiran yang mereka alami. Lalu mereka diletakkan dalam kondisi yang di ciptakan dengan maksud memprovokasi perasaan spesifik seperti stres, relaksasi, frustrasi dan kebosanan. Dalam rencana untuk mengecek reaksi mereka pada kebosanan, mereka dilewatkan sepanjang enam menit sendirian di satu ruang dengan tidak ada telephone, computer atau majalah... Semuanya tunjukkan kalau orang yang kerap menggigit kuku mereka atau gelisah banyak umumnya lakukan itu lantaran mereka stres, jemu atau kuatir.
http://mediaherbalis77.blogspot.co.id/2016/02/info-penting-tolong-jangan-diabaikan.html

" Kami yakin kalau individu dengan tingkah laku yang berkali-kali mungkin saja perfeksionis, yang bermakna kalau mereka tidak dapat untuk bersantai dan lakukan tugas dengan kecepatan 'normal', " kata Dr Kieron O'Connor, profesor psikiatri di University of Montreal dan memimpin penulis study- " karenanya mereka rawan pada frustrasi, ketidaksabaran, dan ketidakpuasan saat mereka tak meraih maksud mereka. Mereka juga alami tingkat yang semakin besar dari kebosanan. "
2291Empat puluh delapan orang berperan serta dalam studi, 1/2 dari mereka yang rawan pada jenis tingkah laku, sesaat separuh yang lain mempunyai peran grup kontrol. Beberapa peserta menjawab pertanyaan mengenai kebosanan, kemarahan, rasa bersalah serta kekhawatiran yang mereka alami. Lalu mereka diletakkan dalam kondisi yang di ciptakan dengan maksud memprovokasi perasaan spesifik seperti stres, relaksasi, frustrasi dan kebosanan. Dalam rencana untuk mengecek reaksi mereka pada kebosanan, mereka dilewatkan sepanjang enam menit sendirian di satu ruang dengan tidak ada telephone, computer atau majalah... Semuanya tunjukkan kalau orang yang kerap menggigit kuku mereka atau gelisah banyak umumnya lakukan itu lantaran mereka stres, jemu atau kuatir.
http://mediaherbalis77.blogspot.co.id/2016/02/info-penting-tolong-jangan-diabaikan.html
Blogger Comment